Marketing Officer: buat campaign & lead generation
π― Tujuan
Marketing Officer bertanggung jawab menghasilkan lead baru dan menjaga engagement dengan customer/prospek melalui campaign yang terintegrasi di Odoo (Email, SMS, atau Marketing Automation).
πΉ Tugas Inti
Segmentasi Contact
Gunakan Tag (Prospect, Customer, VIP, dsb.).
Buat filter: contoh β Prospect ERP di Bali.
Buat Campaign
Masuk ke Marketing β Campaigns β Create.
Tentukan channel: Email Campaign atau SMS Campaign.
Isi konten sesuai tujuan:
Email edukasi (benefit Odoo).
Promo loyalty untuk customer VIP.
Distribusi & Tracking
Kirim ke list target β pastikan opt-in.
Monitor: Open Rate, CTR (Click Through Rate), Bounce.
Tambahkan UTM link untuk tracking sumber lead.
Lead Generation
Hubungkan campaign ke CRM: klik link di email β otomatis buat Lead baru.
Pastikan lead dialokasikan ke Sales Team terkait (misalnya Bali/Jakarta).
π Contoh Kasus β PT Sinar Jaya Abadi
Campaign: βUpgrade Bisnis dengan Odoo ERPβ.
Target: Prospect Retail dengan tag ERP di Bali.
Isi email: highlight fitur Odoo + success story + CTA Request Demo.
Hasil:
Email terkirim ke 100 kontak.
40% open rate, 15% klik link.
5 lead baru masuk ke CRM β otomatis ditugaskan ke Sales Team Bali.
π― Manfaat untuk Kita
Funnel sales selalu terisi lead baru.
Memperbesar peluang closing dengan nurturing konten.
Sinkronisasi penuh dengan CRM β lead tidak tercecer.
Data real-time β tahu campaign mana yang paling efektif.
β οΈ Kesalahan Umum & Pencegahan
Database kotor β kirim ke email salah β bounce tinggi β reputasi turun.
Tanpa segmentasi β campaign tidak relevan β open rate rendah.
Tidak follow-up lead β opportunity hilang β wajib link ke CRM.
π Setelah ini, kita masuk ke bagian penting: B. PnP Procedure & Policy untuk merumuskan standar praktik & kebijakan dalam penggunaan CRMβSalesβFinance.

