Lampiran PnP Procedure & Policy Estimated reading: 2 minutes 52 views ๐น Kenapa PnP Penting?Tanpa prosedur & kebijakan yang jelas, sistem CRMโSalesโFinance di Odoo bisa berjalan tidak konsisten. Akibatnya:Data customer duplikat atau tidak valid.Pipeline tidak mencerminkan kondisi nyata.Quotation/invoice salah kirim โ menurunkan kredibilitas perusahaan.Laporan keuangan tidak akurat โ cash flow sulit diprediksi.๐น Framework PnP di OdooPeople (Siapa yang bertanggung jawab)Sales Admin โ Data entry & dokumen awal.Sales Executive โ Follow-up & closing.Sales Manager โ Approval & review.Finance Officer โ Billing & reminder.Accountant โ Rekonsiliasi & laporan.Process (Bagaimana prosedurnya)Input โ Validation โ Approval โ Execution โ Reporting.Semua langkah wajib melalui workflow standar di Odoo (tidak manual/luar sistem).Policy (Aturan yang mengikat)SLA follow-up โ max 3 hari setelah quotation.Aturan diskon & termin pembayaran โ sesuai matriks otorisasi.Invoice hanya valid bila dibuat dari Sales Order yang confirmed.๐ Contoh Penerapan PnPKontak baru masuk dari campaign โ divalidasi Sales Admin.Lead dibuat oleh Sales Executive โ langsung masuk ke pipeline โNewโ.Quotation draft disiapkan Sales Admin โ wajib approval Sales Manager.Invoice dibuat Finance Officer โ billing contact harus Finance.Pembayaran masuk โ direkonsiliasi oleh Accountant โ otomatis update AR Aging.๐ฏ Hasil dari PnP yang BaikData konsisten โ semua modul terintegrasi dengan mulus.Forecast & laporan akurat โ keputusan manajemen lebih tepat.Tanggung jawab jelas โ tidak ada overlap antar-role.Customer experience meningkat โ dokumen rapi, follow-up tepat waktu.๐ Setelah fondasi PnP ini jelas, kita siap masuk ke aturan praktis pertama: Semua kontak harus divalidasi sebelum menjadi lead. ArticlesSemua kontak harus divalidasi sebelum menjadi lead Semua update pipeline dilakukan harian Quotation tidak boleh dikirim tanpa approval manager Invoice wajib divalidasi sebelum kirim ke customer Semua data CRM dianggap confidential