🔹 CRM – Follow-up Opportunity
IF Andi (Procurement Manager) tidak di-follow-up
➡️ Opportunity stagnan di Qualified
➡️ Probability tidak naik
➡️ Customer merasa diabaikan
➡️ Risiko deal pindah ke kompetitor
THEN Sales pipeline jadi tidak sehat ❌
IF Andi di-follow-up sesuai SOP (telepon, email, meeting)
➡️ Opportunity bergerak ke Proposal/Negotiation
➡️ Probability meningkat
➡️ Peluang closing lebih besar
➡️ Pipeline CRM lebih realistis
THEN Sales pipeline jadi sehat & produktif ✅
🔹 Accounting – Pembayaran Invoice
IF Rina (Finance Supervisor) terlambat membayar invoice
➡️ Status invoice tetap Open
➡️ Accounts Receivable membengkak
➡️ Cash flow terganggu
➡️ Risiko kredit meningkat
THEN Keuangan perusahaan berisiko ❌
IF Rina membayar tepat waktu (sesuai due date)
➡️ Invoice berubah jadi Paid
➡️ Revenue masuk ke kas perusahaan
➡️ Laporan keuangan akurat
➡️ Hubungan bisnis terjaga baik
THEN Keuangan perusahaan sehat & lancar ✅
📢 Ingat:
Follow-up kontak adalah tanggung jawab Sales Executive.
Monitoring invoice adalah tanggung jawab Finance & Accountant.
SOP ini wajib diikuti untuk menjaga pipeline sehat & cash flow stabil.

