π― Tujuan
Mengatur siapa yang bertanggung jawab atas sebuah opportunity (Salesperson) dan di tim mana opportunity itu dikelola (Sales Team). Pengaturan ini mempengaruhi kepemilikan data, target, dashboard, dan laporan kinerja.
πΉ Definisi Field
Salesperson
User Odoo yang memegang kendali follow-up opportunity.
Menerima notifikasi activity (call/email/meeting), menjadi pemilik task & catatan.
Sales Team
Kelompok penjualan (mis. Sales Retail Indonesia, Enterprise, Channel Partner).
Dipakai untuk target tim, filter pipeline, dan laporan performa per tim.
π§ Fungsi Operasional
Routing & Ownership: memastikan satu opportunity punya penanggung jawab jelas.
Kolaborasi: memudahkan Sales Admin/Manager melihat beban kerja per orang/tim.
Pelaporan & Target: dashboard menampilkan pipeline value, weighted revenue, win rate per salesperson & team.
β Best Practice
Tetapkan Salesperson saat create/convert (Lead β Opportunity), jangan ditunda.
Gunakan nama tim yang spesifik (contoh: Sales Retail Indonesia, bukan βTeam 1β).
Kunci cakupan wilayah/segmen per tim (mis. Retail vs B2B) agar lead tidak saling tumpang tindih.
Review beban kerja: pindahkan (reassign) opportunity bila Salesperson overload atau cuti.
Standar penamaan & target tim: set target bulanan/kuartal di level tim untuk monitoring.
β οΈ Kesalahan Umum (dan Cara Hindari)
Salesperson kosong β tidak ada yang follow-up
β Atur default owner via Sales Team atau reassign segera setelah convert.Team salah (misal masuk ke Enterprise padahal prospek Retail)
β Selalu cek segmen di Contacts/Tags sebelum memilih tim.Reassign tanpa log β histori context hilang
β Tambahkan note internal saat reassign: alasan & next step.
π§ Dampak ke Laporan & Dashboard
Pipeline by Salesperson: nilai & jumlah deal per orang.
Team Forecast: expected vs weighted revenue per tim.
Win Rate: persentase Won/Lost per tim & per orang.
Activity SLA: lead time follow-up (berapa hari dari New β Qualified).
π§© Kaitan dengan SOP & JD
Sales Executive: owner utama opportunity; wajib update stage & activity.
Sales Admin: bantu input/penyesuaian tim & reassign bila perlu.
Sales Manager: mengatur struktur tim, target, dan menyetujui reassign untuk deal besar.
π§ͺ Contoh (Kasus PT Sinar Jaya Abadi)
Salesperson: Budi (Sales Executive).
Sales Team: Sales Retail Indonesia.
Alur: Lead Andi β convert ke Opportunity β set Salesperson = Budi, Team = Retail β Budi follow-up & jadwalkan meeting β Admin buat quotation β Manager monitor performa tim di dashboard.
π οΈ Cara Set (ringkas)
Buka CRM β Opportunity terkait.
Isi Salesperson (pilih user yang bertanggung jawab).
Pilih Sales Team sesuai segmen/area.
Save β buat Next Activity agar tindak lanjut terjadwal.

