openSOURCE

openSOURCE

Did You Know?

All your business on one platform

Fungsi Form Invoice

Payment Status

Estimated reading: 1 minute 53 views

🎯 Definisi

Payment Status di invoice menunjukkan posisi tagihan dalam siklus pembayaran. Field ini membantu Finance & Accountant memantau apakah invoice masih draft, sudah diposting, sudah dibayar, atau justru tertunda.


πŸ”Ή Tahapan Payment Status

  1. Draft

    • Invoice baru dibuat, belum diposting ke jurnal akuntansi.

    • Bisa diedit, dihapus, atau dibatalkan.

  2. Posted

    • Invoice resmi diterbitkan dan masuk ke jurnal Account Receivable.

    • Tidak bisa diedit isi produk/harga, hanya bisa tambah catatan atau buat credit note.

  3. Paid (Lunas)

    • Customer sudah melunasi tagihan.

    • Status berubah otomatis setelah pembayaran diregistrasi.

  4. Partially Paid

    • Customer hanya membayar sebagian (contoh: DP 50%).

    • Sisa pembayaran tetap tercatat sebagai outstanding balance.

  5. Overdue

    • Tanggal Due Date terlewati, tetapi invoice belum dibayar penuh.

    • Masuk ke laporan Overdue Invoices.


πŸ”Ž Contoh Kasus – PT Sinar Jaya Abadi

  • Invoice INV/PT-SJA/001 dibuat pada 5 Oktober 2025 (Draft).

  • Finance Officer mem-post invoice β†’ status berubah jadi Posted.

  • Rina (Finance Supervisor) membayar DP Rp 92.407.500 β†’ status Partially Paid.

  • Setelah pelunasan dibayar β†’ status otomatis berubah menjadi Paid.


🎯 Manfaat untuk Kita

  • Mempermudah monitoring piutang customer.

  • Memberikan data real-time untuk cash flow.

  • Menjadi dasar laporan keuangan β†’ Aging Report, Outstanding Balance, dan Overdue Analysis.


πŸ“Œ Dengan memahami Payment Status, kita bisa mengontrol keuangan perusahaan dengan lebih baik dan mencegah piutang macet.

Leave a Comment

Share this Doc

Payment Status

Or copy link

CONTENTS