Repeat Order β Lead, Opportunity, atau Langsung Sales Order?
π― Tujuan
Memberikan panduan praktis untuk tim sales dan finance dalam menangani repeat order dari customer yang sudah pernah melakukan transaksi (opportunity sudah Won).
πΉ Alur Konversi di Odoo
Lead β prospek awal (data belum jelas).
Opportunity β sudah ada potensi nyata (budget, kebutuhan, timeline).
Won Opportunity β berhasil β lanjut ke Quotation β Sales Order.
πΉ Pertanyaan Utama
Jika customer sudah pernah Won, lalu ada order baru, apakah harus mulai lagi dari Lead/Opportunity, atau bisa langsung Sales Order?
πΉ Jawaban
Ada 2 opsi sesuai konteks:
1) Repeat Order Rutin β langsung Sales Order
Dari Contacts β Customer β New Quotation.
Tidak perlu buat lead/opportunity baru.
Cocok untuk pembelian berulang (misalnya produk rutin, kontrak bulanan).
2) New Business / Project β buat Opportunity baru
Buat opportunity baru di CRM, lalu proses seperti biasa.
Cocok untuk deal baru (misalnya upselling, cross-selling, kontrak implementasi tambahan).
Keuntungan: pipeline tetap mencerminkan aktivitas penjualan terkini.
π Contoh Kasus β PT Sinar Jaya Abadi
Deal 1 (Won): Implementasi Odoo ERP (Rp 166.500.000).
Bulan berikutnya: Customer minta Training tambahan.
Jika dianggap repeat order rutin β langsung buat Sales Order.
Jika dianggap deal baru β buat opportunity baru di CRM β track di pipeline.
π― Best Practice
Order rutin & sederhana = langsung buat Sales Order.
Order dengan negosiasi / proyek baru = buat Opportunity baru.
Β

