Semua kontak harus divalidasi sebelum menjadi lead
π― Tujuan
Menjamin bahwa hanya kontak valid yang dipakai sebagai dasar pembuatan Lead/Opportunity. Hal ini menghindari error di alur berikutnya (quotation, invoice, reporting).
πΉ Prosedur Validasi
Sales Admin wajib melakukan pemeriksaan saat membuat kontak baru di modul Contacts:
Nama perusahaan lengkap.
Alamat & nomor telepon aktif.
Email domain valid (bukan email dummy/@test).
NPWP / Tax ID bila relevan.
Child Contact Wajib:
Procurement/Operational β untuk quotation.
Finance/Accounting β untuk invoice.
Cek Duplikasi
Gunakan fitur Search di Odoo sebelum membuat entry baru.
Jika ada duplikat β merge atau update data lama, jangan buat baru.
Tag & Segmentasi
Tambahkan tag untuk kategori prospek (Retail, VIP, Distributor, dsb.).
Tag ini akan dipakai Marketing untuk campaign & segmentasi CRM.
π Contoh Kasus β PT Sinar Jaya Abadi
Valid:
Company: PT Sinar Jaya Abadi.
Contact Procurement: Andi Setiawan (email: andi@sinarjaya.co.id).
Contact Finance: Rina Kartika (email: finance@sinarjaya.co.id).
Tag: Prospect ERP.
Tidak Valid:
Company: PT Sinar Jaya (tanpa alamat lengkap).
Hanya ada contact Procurement, Finance tidak ditambahkan.
Email umum: sinarjaya@gmail.com.
Tidak ada tag.
π― Manfaat Validasi
Sales β tidak salah kirim quotation (ke Finance vs Procurement).
Finance β invoice terkirim ke PIC yang tepat, mengurangi keterlambatan pembayaran.
Marketing β campaign lebih terarah karena database sudah bersih.
Manajemen β laporan pelanggan akurat, tanpa duplikasi.
π Setelah kontak valid, barulah kontak tersebut bisa dipakai untuk membuat Lead/Opportunity. Selanjutnya kita bahas aturan berikut: Semua update pipeline dilakukan harian.

