openSOURCE

openSOURCE

Did You Know?

Level up your quality of work

Modul CRM (Pipeline, Lead, Opportunity)

Step by Step Entry Data Lead

Estimated reading: 3 minutes 40 views

Bagian ini menyiapkan semua yang harus dicek & disiapkan sebelum kita benar-benar membuat Lead di Odoo. Tujuannya agar saat nanti klik Create, input berjalan cepat, konsisten, dan siap dipakai lintas modul.


1) Pra-Syarat & Peran

  • Peran utama: Sales Executive (owner lead), dibantu Sales Admin (validasi data kontak).
  • Hak akses minimal: akses read/write ke Contacts dan CRM (Pipeline/Leads).
  • Tim & owner: pastikan Salesperson dan Sales Team yang akan menerima lead sudah ditentukan (contoh: Budi di tim Sales Retail Indonesia).

2) Data yang Perlu Disiapkan (Dummy)

Gunakan paket data berikut agar latihan konsisten dengan contoh sebelumnya:

ItemNilai (contoh)
CompanyPT Sinar Jaya Abadi
Contact PersonAndi Setiawan (Procurement Manager)
Emailandi.setiawan@sinarjaya.co.id
Mobile0812-3456-7890
Sumber LeadEmail Campaign – Prospek Retail
KetertarikanImplementasi Odoo ERP (Core + Accounting)
Estimasi NilaiRp 150.000.000 (awal)
Target WaktuGo-live Q1 2026
Catatan awal“Butuh penjelasan after-sales support & SLA.”

Jika Contacts belum ada, siapkan juga alamat perusahaan & child contact (Andi & Rina) seperti yang sudah kita buat di modul Contacts.


3) Aturan Penamaan & Konvensi (Supaya Rapi)

  • Opportunity/Lead Name = [Produk/Layanan] – [Nama Perusahaan]
    • Contoh: Implementasi Odoo ERP – PT Sinar Jaya Abadi
  • Tag awal: Prospek, Retail (opsional ditambah Inbound/Campaign).
  • Dokumentasi sumber di Description/Notes: cantumkan campaign name atau event.

4) Checklist Integritas Data (Anti Typo)

  • ✅ Email contact person valid (hindari info@… bila ada email personal kerja).
  • ✅ Nomor mobile contact person ada (untuk call/WA).
  • Company & child contact sudah ada di Contacts.
  • Salesperson & Sales Team terpilih dengan benar (routing).
  • Expected Revenue realistis (boleh konservatif, bisa diupdate nanti).

Tujuan checklist: menghindari lead “macet” karena data tidak lengkap—yang ujungnya mengganggu pipeline & SLA follow-up.


5) Mapping Field dari Contacts ke Lead (yang akan auto-terisi)

Saat nanti lead dibuat dan kita memilih Customer + Contact Person, Odoo akan menarik otomatis:

  • Company, Contact Person, Email, Phone/Mobile, Address
  • Ini mempercepat pengisian dan mengurangi typo. Kita tinggal lengkapi Expected Revenue, Stage awal, Next Activity, dan Tags.

6) Definisi Field yang Wajib Kita Siapkan

Sebelum klik Create, pastikan sudah tahu apa yang ingin diisi:

  • Opportunity/Lead NameImplementasi Odoo ERP – PT Sinar Jaya Abadi
  • CustomerPT Sinar Jaya Abadi
  • Contact PersonAndi Setiawan
  • Expected RevenueRp 150.000.000 (awal)
  • SalespersonBudi | Sales TeamSales Retail Indonesia
  • TagsProspek, Retail
  • Next ActivityMeeting: Presentasi Solusi ERP, Kamis 10:00 WITA
  • NotesButuh penjelasan after-sales support & SLA; sumber: Email Campaign Prospek Retail.

7) Dampak & Tujuan Pengisian yang Benar

  • CRM → lead siap dikonversi ke opportunity tanpa re-type data.
  • Sales → saat quotation dibuat, data Andi & PT Sinar Jaya Abadi sudah otomatis terisi.
  • Accounting → nanti invoice dapat diarahkan ke Rina (Finance) tanpa tanya ulang.

8) Output yang Kita Harapkan Setelah Create

  • Lead tampil di kanban “New/Qualified” sesuai setelan tahap awal.
  • Owner jelas (Budi) & tim tepat (Sales Retail Indonesia).
  • Next Activity tercatat agar follow-up tidak terlewat.
  • Expected Revenue muncul di laporan pipeline (untuk forecasting awal).

Leave a Comment

Share this Doc

Step by Step Entry Data Lead

Or copy link

CONTENTS